Ziarek Lingkungan St. Bartolomeus ke Goa Maria Sawer Rahmat Cisantana

Keinginan umat Lingkungan Santo Bartolomeus Paroki Cikarang Ibu Teresa untuk berziarah sudah sangat kuat dari dulu sehingga saat ada usulan umat di RAKA Lingkungan 2017, ziarek menjadi salah satu program prioritas dan pelaksanaanya dibuat di bulan Oktober 2018 sebagai Bulan Rosario. Untuk menjalankan program tersebut maka dibentuklah Panitia Ziarek yang terdiri Bpk. Julius, Bpk. Hendra Purba dan Bpk. Sahat serta didukung seksi-seksi kepanitian.

Adapun tema yang diambil pada Ziarek kali ini adalah “Dengan kebersamaan kita jalin kerukunan dan persaudaraan umat Sanbarto”, dan tempat yang dituju adalah Goa Maria Sawer Rahmat Cisantana, Kuningan yang letaknya berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Berkat kerja keras Panitia, support dari pengurus dan antusias umat, sehingga Program Raka Lingkungan ini bisa dilaksanakan.

Tepat pada hari Minggu, 7 Oktober 2018 saat hari masih subuh jam 4.00 pagi, umat lingkungan Santo Bartolomeus yang mengikuti Ziarek telah berkumpul di depan salah satu sekolah TK di Perumahan BCM dengan jumlah peserta sebanyak 87 orang (25 KK) yang terdiri dari orang tua, BIR dan BIA. Melihat jumlah peserta sebanyak itu, Panitia menyediakan 1 bus besar dan 1 bus sedang. Kegembiraan dan rasa kantuk terpancar dari wajah-wajah umat tetapi tidak menyurutkan semangat dan kerinduan untuk berziarah. Saat di tol, sambil menikmati sarapan pagi yang sudah dipersiapkan oleh Panitia dan khusus peserta yang ada di bus besar dihibur oleh nyanyian karaoke oleh anak – anak BIA dan beberapa bapak-bapak di sepanjang jalan sehingga tidak terasa sudah sampai di daerah Bukit Totombok Cisantana, Kuningan.

Kegiatan ziarah pun dimulai dengan berkumpul di Taman Getsemani sekitar jam 10.00 di tengah-tengah kondisi cuaca yang cerah dan sejuknya udara pegunungan, di mana peserta diajak seolah-olah menjalani kisah penyaliban dimulai dari malam penangkapan Yesus. Akhirnya perjalanan sesungguhnya dimulai, agar peserta jalan salib bisa melakukan dengan khusuk dibagi menjadi 3 kelompok agar peserta dapat merasakan penderitaan yang Yesus alami semenjak dari Istana Pontius Pilatus hingga ke bukit Golgota.

Medan yang ditempuh sangat berat, karena rute yang dilewati sangat menanjak dan sempit. Namun karena dilandasi oleh niat yang tulus maka dengan sekuat tenaga dan semangat yang tinggi, seluruh peserta bisa sampai di Goa Maria Sawer Rahmat. Setelah semua kelompok menyelesaikan jalan salib, semuanya beristirahat sambil menikmati segarnya air yang ada disekitar goa dan ada yang memasukkan ke botol untuk dibawa pulang. Kemudian peserta diajak untuk berdoa Rosario bersama di depan goa Maria.

Tidak terasa hari semakin siang, setelah selesai berdoa Rosario dan foto bersama, satu persatu peserta turun dari bukit meninggalkan area goa untuk makan siang bersama di parkiran. Beberapa saat kemudian, peserta diajak ke Gereja Stasi Maria Putri Murni Sejati, Cisantana untuk melaksanakan acara keakraban umat melalui acara Bina Iman Keluarga dan games yang dipandu oleh Bpk. Agung dan Bpk. Heri di halaman gereja tersebut.

Tepat jam 16.00 sore, seluruh kegiatan telah selesai dan kami pun meninggalkan Kuningan. Kelelahan peserta tampak dalam perjalanan pulang, hampir seluruh peserta tertidur dalam bus sehingga tidak terasa sudah sampai di Cikarang sekitar jam 22.00 karena situasi macet lalu lintas tol Jakarta-Cikampek. Peserta pulang ke rumah masing-masing dengan membawa kenangan, kerinduan, kelelahan, kepuasan dan tidak lupa oleh-oleh khas dari Kuningan.

Hendra N. Purba

 


Post Terkait

Comments