Tanda-tanda-Nya yang Indah

Tidak terasa, sudah satu tahun kita berjalan di tengah pandemi Covid-19. Banyak hal baru yang terjadi di hidup kita. Diantaranya adalah kebiasaan penggunaan masker, kesadaran untuk mencuci tangan dan menjaga kebersihan, dan usaha-usaha lainnya yang dilakukan dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Selain hal baru, ada pula hal lama yang kini bisa muncul kembali di tengah-tengah kita. Seperti misalnya kebiasaan makan bersama di rumah, hobi memasak dan berkebun yang lama ditinggalkan, hingga kesempatan untuk berkumpul dengan seluruh anggota keluarga.

Salah satu perubahan yang kita rasakan adalah kebiasaan-kebiasaan kita sebagai pengikut Kristus. Hampir semua nama kegiatan kini dilengkapi dengan istilah online, mulai dari Misa Online, Pertemuan Online, Rapat Online, dan lain sebagainya. Bahkan tidak jarang pelayanan-pelayanan kita dilakukan dengan cara daring (online), seperti meninjau situasi, sapaan umat, dan lain-lain.

Situasi itu ternyata membuat kita lelah. Pengalaman berjumpa secara virtual ternyata tidak bisa begitu saja memenuhi keinginan kita untuk berjumpa secara nyata. Kesempatan berkumpul menjadi salah satu kerinduan yang terasa semakin meresahkan. Begitu pula halnya dengan relasi kita bersama Tuhan. Kita jenuh dengan semua kegiatan daring. Ingin rasanya kita segera hadir di gereja secara nyata dan berkumpul kembali dalam pelayanan bersama dengan umat yang lain.

Di tengah kondisi yang tidak mudah itu, saya mau mengajak kita semua untuk kembali menimba kekuatan dari sabda Allah. Di Hari Minggu Prapaskah III ini, kita semua diajak justru untuk semakin percaya atas rencana Allah dalam hidup kita. Dikisahkan bahwa, “Banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakanNya.” (Yoh 2:23)

Setiap hari kita senantiasa dihadapkan pada dua pilihan besar. Kita bisa melihat segala peristiwa sebagai tanda dari Tuhan yang membuahkan rasa syukur dan sukacita. Di saat yang
sama, kita juga bisa melihat pengalaman kita sebagai kesulitan hidup yang membuat kita jenuh dan lelah.

Segala kegiatan di rumah bisa saja membuat kita jenuh dan lelah. Akan tetapi sebagai orang beriman, kita juga bisa melihat rahmat dan anugerah Tuhan yang hadir melalui anggota keluarga kita. Dibalik setiap tingkah nyebelin keluarga kita, pasti tetap ada berkat-berkat kecil yang bisa kita syukuri bersama. Begitu pula halnya dengan yang terjadi di sekolah, tempat kita bekerja, dan segala kegiatan menggereja di antara kita.

Dengan belajar melihat tanda-tanda dari Tuhan, kita semakin menyempurnakan aksi pantang dan puasa kita di tahun 2021 ini. Di banyak kebiasaan dunia kerja, merayakan little wins (kemenangan-kemenangan kecil) adalah salah satu cara untuk mencapai kesuksesan. Dalam hidup beriman, kita akan bertumbuh subur setiap kali kita menjaga rasa syukur yang bernyala
di hati kita. Mari kita sama-sama berdoa agar Roh Kudus membantu kita semakin menyadari Tuhan yang hadir dalam tanda-tanda-Nya yang indah.

Penulis : Diakon Albertus Bondika Widyaputra

Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments