Hari Natal sudah berlalu namun sukacita Natal masih dapat kita rasakan. “Sukacita Dalam Keluarga” menjadi Tema Acara Natal & Tahun Baru 2019 Lingkungan St.Agnes. Sabtu pagi, 12 Januari 2019. Baberapa keluarga mulai berdatangan ke rumah tempat acara diselenggarakan. Di dalam rumah juga sudah tampak dekorasi dan ornamen-ornamen dengan tema Keluarga (Family). Umat-umat yang datang dengan dress code merah-hijau-putih saling menyapa satu sama lain.
Pukul 09.30 WIB, acara dibuka dengan sapaan duo host kepada para umat lingkungan yang sudah berkumpul. Duo host kemudian menyampaikan Rundown Acara yang akan berlang- sung sampai tengah hari. Acara pertama dibuka dengan Ibadat Bersama yang dibawakan oleh Pak Robert dan Pak Julius (keduanya adalah prodiakon). Ibadat bersama sebagai ung- kapan rasa syukur setiap keluarga juga Lingkungan St. Agnes untuk semua hal yang boleh dilalui di tahun 2018 dan untuk mengawali tahun 2019 dengan semangat, kasih dan pengharapan.
Pak Robert dalam renungannya menyampaikan tentang makna sukacita yang sesungguhnya. Setiap orang dapat memberikan sukacita dimulai dari hal-hal yang kecil, dalam keluarga. Kita tidak perlu merasa sendirian karena Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Tuhan Yesus adalah sukacita itu sendiri yang tampil dalam rupa keluarga kita, teman-teman kita dan sesama kita. Pak Robert juga menyampaikan tentang Tema Pastoral tahun 2019 yaitu Amalkan Pancasila : Kita Berhikmat, Kita Bermartabat. Setelah renungan, dilanjutkan dengan Doa Umat di mana dalam doa ini ada sesi di mana anak-anak mendoakan orang tua mereka, juga sebaliknya orang tua mendoakan anak-anaknya.
Selesai ibadat, dilanjutkan dengan Kata Sambutan dari Ketua Lingkungan St.Agnes, Pak Murdono. Pak Mur menjelaskan kembali tentang arti tema acara, kegiatan-kegiatan di ling- kungan dan mendorong untuk semua umat dapat berpartisipasi.
Sampailah pada acara yang ditunggu-tunggu yaitu Special Performance dari anak-anak BIA dan BIR Lingkungan St. Agnes. Anak-anak sudah berlatih selama 1 (satu) bulan dibimbing oleh Tim BIA. Salah satu pembimbing BIA, Bu Ari membagikan informasi tentang sejarah, seluk beluk BIA Lingkungan St.Agnes dan mengajak para orang tua untuk dapat mengantarkan anak-anaknya setiap hari Jumat sore mengikuti BIA. Sambil menunggu anak- anak dipersiapkan, host mengisi dengan sesi perkenalan singkat keluarga baru di Lingkungan St.Agnes.
Tampak anak-anak dengan atribut topi warna-warni dan kostum merah- hijau berkumpul mengatur posisi. Suara musik Jingle Bells mulai terdengar dan anak-anak dengan gaya mereka menggerakkan tangan kaki mereka sesuai alunan musik. Special performance dengan Judul “Kado Natalku” dibuat dalam bentuk operet anak. “Apakah Natal selalu identik dengan St.Claus memberikan Kado? Kado Natal yang sesungguhnya seperti apakah?” demikian kira-kira pesan yang ingin disampaikan dalam operet ini.
KAMU ADALAH KADO NATAL Kamu adalah “KADO NATAL” di saat kamu mengampuni dan membangun kembali DAMAI Kamu adalah “KADO NATAL” di saat senyuman & sentuhan tanganmu memberi PENGHARAPAN Kamu adalah “KADO NATAL” di saat kamu menjadi TERANG di jalan orang lain dengan kebaikan dan kemurahan hatimu Kamu adalah “KADO NATAL” di saat kamu memberikan KASIH dengan tulus tanpa mengharapkan pamrih Kamu adalah “KADO NATAL” di saat kehadiranmu membawa SUKACITA bagi orang lain. JADILAH SENANTIASA KADO NATAL di setiap hari-harimu anak-anakku untuk papa, mama, kakak,adik, keluarga, teman-teman dan sesama.
Penampilan anak-anak ditutup dengan menyanyikan bersama-sama Lagu Selamat Hari Natal diikuti oleh semua yang hadir. Tepuk tangan dari para orang tua menyaksikan anak-anaknya tampil dengan sukacita. Acara dilanjutkan dengan Sesi Family Fotobooth. Tiap keluarga diberi kesempatan berfoto bersama, dan ternyata setiap keluarga kreatif menampilkan gaya- gaya lucu dan menarik menggunakan properti yang ada.
Hari menjelang siang, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. Bentuk kerjasama juga dirasakan di sesi ini di mana makanan-makanan yang disajikan merupakan donasi dari para keluarga di Lingkungan Agnes.
Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan Family Games. Games terbagi dalam 3 (tiga) sesi dan diikuti
setiap keluarga. Games pertama dengan judul “Sehati”, Games kedua “Tebak Gaya”, dan Games ketiga di mana menentukan Keluarga Terkompak dengan “Permainan Goliat, Daud dan Betsyeba”.
Hari semakin siang namun tidak menyurutkan semangat dan sukacita para umat yang hadir. Sebagai penutup acara adalah Cake Decoration. Tim sudah menyiapkan bahan-bahannya dan anak-anak diberi kebebasan untuk mendekorasi roti tawar dengan pernak-pernik yang ada. Anak-anak tampak antusias mengikuti sesi ini, terbukti dengan hasil Cake Décor mereka yang sangat kreatif. Acara hari ini harus berakhir namun semoga kebersamaan dan kekeluargaan dalam Lingkungan St. Agnes tetap terpelihara.
Sumber: Tim Liputan
Sumber gambar: Dokumen Pribadi Warta Teresa