Minggu, 10 Februari 2019, sekitar dua puluh Ibu-Ibu WK Lingkungan Laurentius berkumpul di rumah Ibu Sisilia Revita. Mereka berkumpul untuk rapat rutin bulanan. Agenda pertemuan WK kali ini adalah serah terima jabatan dari Ibu Sisilia Revita (Ketua lama) kepada Ibu Yohana Candri Dame Siregar (Ketua baru)
Acara diawali dengan doa pembukaan. Selanjutnya Ibu Sisilia Revita menjelaskan ia telah tiga tahun menjabat sebagai ketua WK. Sekarang tugas ini telah berakhir dan ketua WK yang baru telah terpilih. Sebelum menyerahkan jabatan dan uang kas WK, Ibu Sisilia membacakan laporan pertanggung jawaban kegiatan dan keuangan selama satu tahun terakhir.
Ibu Candri selaku ketua WK menjelaskan, visi WK Laurentius adalah : me- ningkatkan kualitas persaudaraan. Untuk mencapai visi tersebut WK Laurentius bertekat untuk memberdayakan dan mempererat kebersamaan dengan cara memunculkan kemampuan dan secara bersama-sama mewujudkan kemampuan tersebut secara nyata. Dengan demikian, diharapkan WK Laurentius mampu membina keluarga dan memberdayakan wanita dengan semangat pantang menyerah untuk hidup yang lebih sejahtera.
Adapun susunan pengurus WK Laurentius yang baru sbb : Ketua Ibu Yohana Candri Dame Siregar, Wakil Ketua Veronica Wulan Utami Dewi, Sekretaris Ibu Margarita Meilania, Bendahara Ibu Tiamar Siregar dan Ibu Yusriani, Penasehat Ibu Yohana Ima Mukanasari dan Ibu Sisilia Revita. Koordinator Sel Cipaganti : Ibu Asih Mulyani, Koordinator Sel Garden Ville, Kodam dan Cita Ville : Ibu Vika, koordinator Sel Permata Cikarang Timur : Ibu Hilarius.
Program kerja WK Laurentius antara lain meliputi pelatihan ketrampilan dengan bahan daur ulang, Workshop hasil karya ibu-ibu, meningkatkan bio- pori disetiap rumah anggota, menyalurkan bakat dan ketrampilan, serta mengadakan kegiatan kunjungan kepada umat yang lansia, sakit, sedang berdukacita ataupun yang sedang berbahagia.
Program-program kerja ini rencananya dimulai pada bulan Februari 2019. Semoga semua program ini dapat tercapai dan umat Laurentius menjadi semakin akrab, berprestasi dan guyub.
Sumber: Maria Magdalena Inawati
Sumber gambar: Dokumen Pribadi Warta Teresa