RDP perdana di tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2020 di SMA PL Bernardus – Kota Deltamas, dihadiri oleh 136 orang.
Dalam kesempatan ini dibagikan buku Rencana Karya Umat Paroki (RKUP) 2020, yang diharapkan menjadi acuan kegiatan selama setahun dan yang perlu diingat adalah bahwa buku ini hanya dipakai untuk kalangan sendiri saja. Tema Paroki Cikarang di tahun 2020 adalah Keadilan yang Memerdekakan. Selanjutnya Panitia Penggerak Tahun Keadilan (PPTK) membagikan flyer untuk dapat dibagikan ke seluruh umat. Pada tahun 2020 ini Gerakan Gopek Sehari (GGS) digantikan oleh Celengan Yesus Tuna Wisma. Celengan ini dapat dibuat dari bahan daur ulang dan bisa digunakan kembali. Sesi ini diakhiri dengan pemutaran film yang menginspirasi : Zero Waste Lifesyle (Gaya Hidup Tanpa Sampah). Hal yang timbul karena adanya keprihatinan terhadap sampah plastik dan steroform yang semakin banyak di sekitar kita.
Bidang Pewartaan menyampaikan kebutuhan untuk Pembina Krisma di Paroki, dan minta bantuan dari lingkungan sekiranya ada umat yang dapat membantu. Minggu depan ada pelantikan Pengurus Lingkungan, dimana umat dimohon untuk mendukung pengurus baru yang akan dilantik.
Panitia Pembangunan Gereja seperti biasa melakukan undian kupon. Umat yang beruntung adalah dari lingkungan Theresia dan Yakobus. Ada tambahan bahwa akan dibuka penjualan patung Santa Teresa dari Kalkuta, yang akan di-launching pada tanggal 25 Januari 2020. Saatini sudah tersedia sebanyak 500 buah patung.
Rapat ditutup dengan input session dari Romo Antara yang menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :
- Perwakilan Lingkungan wajib hadir dalam RDP, tidak harus Pengurus Lingkungan. Hal ini terutama karena dalam RDP banyak hal penting yang perlu disampaikan ke umat- Program Celengan Yesus Tuna Wisma, salah satu tujuannya adalah mengajak anak sejak dinimenumbuhkan rasa solidaritas terhadap sesama. Ini adalah gerakan keluarga, untuk berdoa bersama - untuk semakin beriman dan semakin bersaudara.- Ucapan terima kasih atas kepedulian membantu saudara-saudara yang terkena bencana banjir di awal tahun 2020. Gerakan kepedulian harus tetap dilakukan, tidak harus menunggu ada bencana.- Pengurus Lingkungan wajib menginformasikan ke paroki mengenai data ABK/UBK- Pengurus Lingkugan wajib TurBa untuk memastikan semua umat yang ada di lingkungannya sudah mempunyai KK. Terutama untuk kaum muda yang masih berpindah- pindah tempat tinggal.- Untuk Camp Misionaris Anak yang akan diadakan pada tanggal 25-26 Januari 2020, dihimbau agar orang tua mendorong anak-anaknya untuk ikut. Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan cinta, kesetiakawanan, berkurban dan berdoa. Belajar menjadi sahabat Yesus, tidak harus hidup membiara.
Liputan : Pramono
Foto : Dokumentasi pribadi Warta Teresa