Akhirnya tiba juga hari yang sudah ditunggutunggu oleh para Imam, biarawan-biarawati, dan para keluaraga seminaris yang berada dalam wilayah Dekenat Bekasi. Tahukah kalian, Dekenat Bekasi merupakan salah satu Dekenat yang tergabung dalam Keuskupan Agung Jakarta, yang terdiri dari 10 paroki dan berada di wilayah Bekasi. Seksi Panggilan Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, dikesempatan ini yang dipercaya menjadi tuan rumah pada perayaan Natal kali ini, dengan bangga dan semangat menerima tanggung jawab ini dan berupaya sebaik mungkin demi terlaksananya acara dengan baik, sehingga mampu memberi kenangan serta kerinduan akan makna kelahiran Sang Juru Selamat.
Pagi itu, walaupun mendung tanpa hujan, tidak mengurangi semangat panitia dan semua pihak yang terlibat, mempersiapkan segala sesuatunya. Hari, Selasa tgl 27 Desember 2022, para Imam, Suster dan Bruder dari 10 komunitas di Dekenat Bekasi serta keluarga para seminaris se-Dekenat Bekasi, berkumpul di Aula Sekolah Trinitas Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa untuk merayakan perayaan Natal Bersama Dekenat Bekasi ‘2022. Tema natal kali ini, "… maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain” (Matius 2:12).
In Collaboration, 4 romo dari berbeda paroki secara konselebrasi yang memimpin misa perayaan Ekaristi Natal Bersama ini. Konselebrasi utama Romo Deken Kesaryanto didampingi Romo Suhardi Antara, Romo Gabriel Senda, dan Romo Levi. Misa dimulai pukul 09.30 pagi dan selesai kira-kira pukul 10:30. Selain dihadiri para Imam, biarawan biarawati dan para keluarga seminaris, juga diundang para peserta Youth-Camp Dekenat Bekasi ‘2022 kemarin. Hingga pada akhirnya, saya Marcello (peserta YC ‘2022, PCGIT) dengan bangga dan senang hati mendapat kepercayaan untuk membuat laporan kegiatan Natal Bersama ini.
Ada yang berkesan pada misa Natal Bersama ini, dengan ditampilkannya tarian dari Sumatra Utara pada saat menjemput persembahan yang membuat kami semua terpesona karena tarian tersebut. Setelah misa usai dilanjutkan dengan ramah tamah dan didalam acara tersebut terdapat doorprize berupa 2 buah sepeda. Acara diawali dengan sambutan dari Romo Antara, dilanjutkan Bapak Dono sebagai ketua Forum Panggilan Dekenat Bekasi, dan acara sambutan diakhiri oleh Romo Dekenat Bekasi yaitu Romo Kesaryanto. Dan setelah acara sambutan dimulailah penampilandari orangtua para seminaris(Paguter) Paroki Cikarang dengan menampilkan tarian Tor-Tor dari Sumatra Utara. Sesudah melihat penampilan dari orang tua seminaris yang sangat seru dan keren-keren, dilanjutkan dengan Penyerahan Penghargaan Hidup Membiara yang ke-25, 40 dan 60 tahun oleh Rm Kesaryanto. Setelah penyerahan penghargaan oleh Romo Kesaryanto, dilanjut pengundian door prize ke-1 berupa sepeda dan pemenangnya adalah salah seorang Keluarga Seminaris dari Paroki Servastius.
Setelah pembagian door prize pertama yang menegangkan dan menguras jiwa dan raga , kami diajak untuk bersantap siang bersama, dan doa makan dipimpin oleh Br Paulus Sumarno. Sambil bersantap siang yang sangat lezat, para Romo, Suster, Frater dan para seminaris dari setiap paroki dipanggil untuk foto bersama. Sesudah bersantap siang, dan energi kami sudah terkumpul kembali, dilanjutkan dengan penampilan yang kece dari para suster dan frater yang tergabung di Dekenat Bekasi. Setelah penampilan para suster dan frater yang kece-kece dan kere-keren, acara makin seru dengan adanya “Misionaris Idol” yang menampilkan 3 Romo wakil Paroki Tuan Rumah, wakil Dekenat Bekasi, dan wakil dari KAJ. Idol yang pertama yaitu Romo Antara sebagai wakil Paroki Ibu Teresa dengan menampilkan nyanyian Joko Tingkir yang membuat semua para tamu undangan berjoget-ria, lalu idol yang kedua adalah Romo Levi sebagai wakil Dekenat Bekasi dengan membawakan lagu Holy Night yang membuat kita merasakan kembali hangatnya Natal, dilanjutkan oleh idol ketiga yaitu Romo Salto sebagai perwakilan KAJ yang tidak kalah asiknya, membawakan lagu Panah Asmara Karena penampilan ketiga idol yang sangat keren dan kece-kece membuat para juri kebingungan untuk memilih pemenang dari “Misionaris Idol”, karena kebingungan dan akhir- nya ketiga idol tersebut menjadi pemenang di Misionaris Idol tersebut tetapi juga pemenang di hati semua para undangan. Setelah bernyanyi ria dilanjut dengan doorprize ke-2 sepeda yang membuat acara menegangkan kembali, dan pemenangnya salah satu seminaris asal Paroki Cikarang.
Setelah rangkaian acara semua selesai, Romo Aan kembali menyanyikan lagu "No Comment" dari Tuty Wibowo bersama para suster SFMA yang membuat para undangan joget bersama-sama dengan romo dan suster-suster. Tidak mau kalah dari Rm Aan, para suster SFMA mengajak para Romo, Frater, Suster, para seminaris, dan para tamu undangan yang ada untuk goyang ToBelo bersama sama. Para seminaris dari Paroki Cikarang juga tidak lupa mengajak Romo Aan untuk foto bersama.
Dari seluruh rangkain acara mulai dari misa hingga ramah tamah selesai, membuat kami bisa bertemu kembali dengan teman-teman Youth Camp kemarin dan bisa mengenal lebih banyak romo, frater, suster-bruder dan juga para seminaris se-Dekenat Bekasi. Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah in colaboration lintas paroki dalam wadah Forum Panggilan Dekenat-Bekasi, serta para romo, frater, suster-bruder yang terlibat dalam kelancaran acara perayaan natal bersama ini, dan tidak lupa kami mengucapkan terimakasih banyak untuk seminaris dan orangtua seminaris yang sudah datang dan ikut berpartisipasi. Amin.
Liputan dan Foto : Marcello & Tigor