Misa Pemberkatan Rumah Lingkungan Gregorius

Rumah merupakan bangunan yang dipakai sebagai tempat tinggal, dimana dalam rumah ada aktifitas dan interaksi antar anggota keluarga yang tinggal didalamnya. Mengapa rumah diberkati? Pemberkatan rumah ataupun benda-benda lainnya, termasuk katagori sakramentali, yang seperti halnya dengan sakramen, dimaksudkan untuk menguduskan setiap kejadian penting di dalam hidup umat beriman.

Pemberkatan itu mendatangkan efek rohani bagi mereka yang tinggal di dalamnya, baik perlindungan dari kuasa jahat, maupun rahmat kerukunan dan kasih dalam keluarga. Maka maksud utama sakramentali adalah menguduskan umat beriman yang memakai barang-barang tertentu yang diberkati itu, dan  bukan semata menguduskan barang-barang itu sendiri.

Sehingga, jika suatu rumah sudah pernah diberkati, namun pemilik yang terdahulu sudah pindah, adalah baik jika pemilik baru mengadakan pemberkatan rumah, bukan karena meragukan efek sakramentali yang sudah pernah diberikan, tetapi memohon agar rahmat sakramentali yang memberikan efek pengudusan itu dapat diberikan kepada keluarga yang baru yang menempatinya.

Bersamaan dengan misa lingkungan Gregorius pada hari Jumat, 12 Mei 2023 sekaligus dilaksanakan pemberkatan untuk 5 rumah keluarga  umat Gregorius (Keluarga AnesAnas, Bonifasius-Eni, Danu-Endah, Aji-Reni dan Uji Gesang-Yanti). Dalam suasana sore hari yang cukup cerah, Romo Camel memberkati rumah satu persatu didampingi oleh pengurus lingkungan. Misa lingkungan diadakan di rumah keluarga Uji GesangYanti sekaligus menjadi rumah terakhir yang diberkati.

Antusias umat yang mengikuti misa sangat tinggi, sampai beberapa umat terpaksa mengikuti misa dari luar pagar. Misa ini juga menjadi istimewa  karena selama Romo Camel berkarya di Paroki Cikarang, baru kali ini Romo Camel mempersembahkan misa di lingkungan Gregorius. Salah satu pesan Romo Camel, rumah menjadi tumbuh berkembang anggota keluarga. Silahkan tanamkan kebiasaan sebagai umat Katolik dari ligkungan rumah dan sejak usia dini. Sebagai lambang orang Katolik, dalam rumah silahkan dipasang Salib Katolik (Salib dengan Corpus).

Setelah misa selesai, dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan foto bersama.

Liputan dan Foto : Albertus Pramono


Post Terkait

Comments