Mencari Harta yang Sejati

Saudara-saudari yang terkasih, dalam Sabda Tuhan Minggu ini Tuhan Yesus mengibaratkan Kerajaan Allah yang diajarkan kepada para murid dan kepada kita semua bagaikan harta berharga yang terpendam atau bagaikan Mutiara yang berharga. Kerajaan Allah adalah kesatuan hidup dengan Tuhan Yesus yang adalah Raja kita. Bersama dan bersatu dengan Dia kita dapat menikmati hidup Bahagia. Hidup dalam damai atau syalom.

Hidup dalam keharmonisan dengan siapa pun dan dengan segala mahluk yang membawa kebahagiaan mendalam. Hidup sedemikian merupakan harta sejati, yang harus dijaga, dipelihara, dan ditumbuhkembangkan dalam hidup kita. Begitu kita mencintai hubungan  kesatuan dengan Tuhan secara total. Sebagai harta kehidupan yang amat berharga maka perlu terus menerus mengobarkan dalam hati kita dengan penuh cinta dan sukacita, bahkan seluruh hidup, kita pertaruhkan untuk memperolehnya.

Saudara-saudari, harta yang sejati itu sering muncul berbarengan dengan tawaran-tawaran lain dalam hidup kita yang perlu dikaji sejauh mana tawaran lain itu sungguh sesuatu yang berharga dan mendukung untuk memperoleh harta sejati. Untuk itu, kita diajak agar berani menyeleksi nilai mana yang harus dipertahankan bahkan diperjuangkan dan nilai mana yang harus disisihkan bahkan dibuang jauh-jauh agar tidak menganggu terpeliharanya harta yang sejati.

Seperti seorang nelayan yang berhasil menangkap pelbagai ikan dan nelayan itu memilah-milah ikan mana yang harus dimasukkan ke dalam pasu dan mana yang harus dibuang, demikian juga dengan hidup kita melalui permenungan harus disaring mana yang patut disimpan baik-baik, dihidupi dari hari ke hari dan mana yang harus disingkirkan dan dibuang karena akan lebih mengganggu dari pada mendukung keberadaan harta sejati, yakni Kerajaan Allah.

Marilah kita mohon pencerahan dari Tuhan supaya kita dimampukan untuk memahami tuntunanNya dan dikuatkan hati kita agar tekun mengusahakan harta sejati, sesuai dengan yang dikehendaki oleh Tuhan dalam hidup kita. Tuhan memberkati.

Penulis : Rm. Antara, Pr

Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments