Kasih Yang Mengubah

Saat ini orang berlomba mencapai kesuksesan, kehormatan dan kekayaan dengan segala cara. Inilah titik awal orang mulai meninggalkan kasih. Manusia mengalami banyak penderitaan dan mencoba bertahan di saat putus asa. Namun setiap kita tetap memiliki harapan karena kasih yang sempurna dari Allah Bapa. Dalam kasih tidak ada kesendirian. Kasih dapat mengubah kutuk menjadi berkat. Kasih dapat mengubah mengubah kehidupan. Saat kita mengasihi orang lain, secara tidak langsung kita mengubah kehidupannya menjadi lebih baik. Disaat itu juga Tuhan mengulurkan tangan-Nya untuk mengubah kehidupan kita. Jangan pernah berhenti untuk mengasihi sebab Yesus telah mengasihi kita dengan kasih-Nya yang sempurna.

Saulus, sang penghujat dan penganiaya pengikut Yesus, yang ganas dan kejam, BERUBAH oleh jamahan kuasa dan kasih Tuhan menjadi Paulus, rasul dan teladan bagi pengikut Yesus Kristus. Inilah perubahan yang baik, mulia, berharga dan dahsyat. Jika dosa menyebabkan manusia menjadi fasik hingga melakukan berbagai perbuatan jahat dan keji terhadap Tuhan dan sesamanya maka JAMAHAN KASIH TUHAN mengubah manusia menjadi CIPTAAN BARU.

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."
~ 2 Korintus 5:17 ~

Perubahan yang dahsyat tersebut dimulai dari PERJUMPAAN SECARA PRIBADI DENGAN YESUS KRISTUS. Roh kita bersentuhan dengan Roh-Nya sampai-sampai kita merasakan sesuatu yang tidak pernah kita rasakan sebelumnya : sukacita, damai, kasih, kemegahan, ketentraman, kelegaan YANG TIDAK PERNAH KITA DAPATKAN DIMANAPUN DAN DARI APAPUN SEBELUMNYA. Ini adalah sesuatu yang menghujam kuat di hati sehingga kita tahu bahwa Allah bukan hanya ada tapi Ia telah benar-benar datang, berbicara dan bekerja dalam kita.

Tanpa Yesus, kita tetap akan berubah. Tetapi dalam suatu keadaan yang terus menurun dan merosot menuju kerusakan. Perjumpaan dengan-Nya memberikan kepada kita awal yang baru, harapan baru, sifat baru, kekuatan baru, sudut pandang baru dan masa depan baru.

Dalam Kristus, kita hidup tak lagi dalam belenggu dosa dan kutuk melainkan di bawah rahmat kasih karunia Allah yang tak berkesudahan itu. Kita memiliki takdir baru yang terlebih indah dan mulia melebihi yang dapat dibayangkan setiap pikiran manusia. Hidup kita menjadi berarti. Di sini di bumi. Hingga mewarisi sorga. Hanya dengan hidup dalam Yesus Kristus, hidup kita akan diubahkan menjadi kehidupan yang sesuai dengan tujuan penciptaan kita sebagai manusia. Semoga kita senantiasa hidup dalam kasih, lindungan dan berkat Tuhan kita
Yesus. Tuhan memberkati. Amin.

Penulis : Br. Paulus FIC

Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa


Post Terkait

Comments