Saudari-saudara yang dikasihi oleh Tuhan kita Yesus Kristus, kembali kita bertemu dalam sabda-Nya yang kita renungkan untuk dapat mengetahui rencana dan kehendak Tuhan untuk kita hidupi dalam dinamika kehidupan kita.
Dalam bacaan pertama Yes. 55:6-7 dikatakan: Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepadaNya selama Ia dekat! 55:7 Baiklah orang fasik meninggalkan k jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.
Pada bacaan Filipi 1:20c-24, 27a dikatakan: Saudara-saudara, Kristus dimuliakan dalam tubuh-ku, baik oleh hidup ku, maupun oleh matiku. Kerana bagi ku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu bererti bagi ku bekerja memberi buah. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus – itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu, hanya hendaklah hidupmu berpadanan dengan injil Kristus. Jelas disisni apa yang menjadi Tema kita DEMIKIANLAH TINGGINYA RANCANGAN-KU DARI RANCANGANMU.
Dan lebih jelas lagi dalam sabdanya Bacaan Injil menurut Matius 20:1-16a. tentang perumpamaan pekerja di kebun anggur. Perumpamaan ini mengilustrasikan hal ini: Satu dinar adalah upah harian pada umumnya, dan para pekerja yang bekerja sehari penuh tidak dapat berharap lebih. Namun, pemiliknya, yang mewakili Tuhan, menunjukkan kebaikan kepada orang-orang yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan dan mempekerjakan mereka sepanjang hari. Hal yang menarik lainnya adalah bahwa sang pemilik tidak hanya membayar pekerja yang bekerja paling sedikit sama dengan mereka yang bekerja sehari penuh, namun dia juga membayar mereka terlebih dahulu. Ini tidak adil! Pemiliknya menjawab bahwa dia bersikap adil terhadap semua orang, meskipun dia telah menunjukkan kebaikan khusus kepada beberapa orang. Maksud Yesus adalah bahwa Allah tidak mengikuti aturan-aturan dunia, khususnya ketika menyangkut kepentingan orang kaya. Selain itu, tidak ada seorang pun yang mendapat perlakuan khusus dari Tuhan dengan bekerja lebih keras daripada orang lain; Tuhan memberi upah yang sama kepada semua orang.
Perumpamaan tentang pekerja di kebun anggur ini mengajarkan kita bahwa perihal memasuki Kerajaan Allah adalah soal hak istimewa, bukan soal jasa. Di sini Kristus memperingatkan akan tiga sikap yang salah: Jangan merasa diri lebih unggul karena memiliki kedudukan atau tugas yang menguntungkan. Jangan lupa untuk turut merasakan kepedulian Allah yang ingin menawarkan kasih karunia-Nya kepada sekalian orang. Janganlah iri hati terhadap berkat rohani yang diterima oleh orang lain. Sebab seperti tema kita DEMIKIANLAH TINGGINYA RANCANGAN-KU DARI RANCANGANMU maka dari itu marilah kita senantiasa memohon rahmat-Nya agar rancangan, harapan kita bila tidak sesuai dengan rancangan-Nya semoga Ia memberikan rahmat terang iman agar kita bisa dan mampu memahami rancangan-Nya tapi jelas bila kita senantiasa setia dalam kebenaran dan kebaikan, pasti Tuhan memberikan rancangan-Nya yang indah bagi kita yang percaya pada-Nya. Semoga Amin.
Penulis : Sr. Loren SFMA
Gambar : Dokumentasi pribadi Warta Teresa