Cegah Kanker Payudara, Yuk Deteksi Dini Payudaramu

Kanker payudara menjadi kasus kanker yang terbanyak di Indonesia. Kanker payudara tidak hanya berisiko menyerang perempuan tetapi juga laki-laki. Namun kabar baiknya kanker ini merupakan salah satu kanker yang bisa disembuhkan jika terdeteksi pada stadium dini.

Bidang Pelayanan – Sie Kesehatan, Komunitas Survivor Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, PDKK ELZA Cikarang bekerjasama dengan Komunitas Lovepink mengadakan Bincang Sehat dengan topik Cegah Kanker Payudara, Yuk Deteksi Dini Payudaramu. Acara ini dilaksanakan secara virtual pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Terbuka untuk ibu-ibu, para bapak dan kaum muda Katolik. Narasumber kali ini dari Komunitas Lovepink yaitu Ibu Madelina Mutia, co-Founder Lovepink juga seorang penyintas kanker payudara, dan Ibu Theresia Laksmi, seorang penyintas kanker. Dipandu oleh Ibu Margareta Dian dari Paroki Cikarang.

Lovepink adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada kegiatan sosialisasi deteksi dini payudara dan pendampingan bagi sesama perempuan dengan kanker payudara. Acara dibuka dengan doa dan kata pembukaan dari Rm. Antara, Pr.

Ibu Mutia sebagai narasumber memaparkan materi seputar kanker payudara. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan tanda-tanda kanker payudara, diantaranya payudara mengeras, terdapat benjolan, mengerut seperti kulit jeruk, berubah bentuk. Peserta diajak bersama untuk memeriksa payudara sendiri dimana ada 2 (dua) cara yaitu SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Periksa Payudara Klinis).

Peserta diajak untuk menyadari pentingnya deteksi dini dan skrining payudara secara berkala. Fakta menunjukkan 98% pasien bertahan karena deteksi dini. Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui. Ada faktor-faktor risiko timbulnya kanker payudara, faktor yang dapat dikendalikan (seperti rokok, pola makan, olahraga dan berat badan berlebih, stress dan polusi) dan yang tidak dapat dikendalikan seperti jenis kelamin, riwayat keluarga, usia menstruasi dini dan usia menopause.

Ada rumus untuk mencegah kanker payudara yang dikenal dengan istilah CERDIK yaitu Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet Seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stress.

Narasumber kedua yaitu ibu Laksmi (Mimi) juga menginspirasi. Beliau seorang penyintas kanker payudara dan kanker tiroid. Bu Mimi memaparkan perjuangannya menjalani hidup saat terdiagnosis kanker. Beliau seorang seniman yang aktif yang kemudian harus mengalami
kanker tidaklah mudah pada awalnya, namun semangat hidup, harapan, dukungan moral dari
keluarga dan juga komunitas menjadikan Ibu Mimi bertahan bahkan kemudian bisa mendampingi para penderita kanker.

Peserta yang hadir terlihat antusias, terlihat dari jumlah pertanyaan di kolom chat. Total peserta adalah 101 orang. Bincang Sehat juga diselingi dengan Kuis berhadiah dan ternyata para peserta bersemangat saling adu cepat untuk memberikan jawaban yang tepat.

Diakhir acara, dr. Merry Berlian dan Bapak Makarius Adhi (Didit) mewakili Bidang Pelayanan memberikan informasi tentang Komunitas Survivor yang ada di Paroki Cikarang. Komunitas
survivor mempunyai misi memberikan edukasi, saling peduli dan memberikan dukungan moral untuk para penderita kanker,

Bagi teman-teman/pendamping/pemerhati yang ingin bergabung dalam Komunitas Survivor Paroki CIkarang dapat menghubungi Ibu Andri (0895 1882 0455), Ibu Ita (0856 9743 3335) dan ibu Endang (0812 2315 5701).

 


Post Terkait

Comments