Saudara/i yang terkasih,
Pada Hari Minggu Adven kedua memperkenalkan sosok yang sangat khas dan tegas: Yohanes Pembaptis. Ia muncul di padang gurun dengan seruan yang menggema kuat: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!” (Mat 3:2) Suara Yohanes tidak menyenangkan telinga, namun justru itulah yang dibutuhkan oleh hati yang mudah tertidur dalam rutinitas. Ia mengajak bangsa Israel — and juga kita hari ini — untuk melakukan pertobatan yang nyata, bukan sekadar penyesalan di bibir.
1. Adven: Waktu untuk Menyadari Kebutuhan Akan TuhanYohanes memilih padang gurun sebagai tempat pewartaannya. Padang gurun adalah simbol keheningan, kesederhanaan, dan kejujuran. Di sanalah manusia dapat menyadari bahwa ia bergantung sepenuhnya pada Allah. Adven adalah undangan bagi kita untuk memasuki “padang gurun batin” — mengurangi kebisingan,kesibukan, bahkan kesombongan — agar dapat mendengar suara Tuhan lebih jelas.
2. Pertobatan: Mengubah Arah HidupDalam Injil hari ini, pertobatan tidak berhenti pada perasaan menyesal. Yohanes mengatakan: “Hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan!” (Mat 3:8). Buah pertobatan tampak dalam tindakan:• meninggalkan sikap yang merusak relasi;• memperbaiki kejujuran;• memperdalam doa;• melayani dengan ketulusan;• berdamai dengan mereka yang terluka oleh kita.Pertobatan bukan sekadar momen tetapi perjalanan.
3. Menyambut Dia yang Akan DatangYohanes juga berbicara tentang Dia yang datang dengan kuasa Roh Kudus: “Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan api.” (Mat 3:11). Api Roh Kudus memurnikan, menghanguskan egoisme, dan menyalakan kembali semangat kasih. Adven menjadi waktu dimana kita bukan saja menanti kelahiran Yesus, tetapi juga memberi ruang bagi-Nya untuk merombak hidup kita, membentuk kita menjadi pribadi baru.
4. Panggilan untuk Paroki KitaSebagai Paguyuban Umat Paroki Cikarang - Gereja Ibu Teresa, Minggu Adven kedua mengajak kita untuk:• saling meneguhkan dalam jalan pertobatan,• menghadirkan suasana paroki yang menghidupi kasih,• ikut mempersiapkan “jalan bagi Tuhan” melalui pelayanan, keterbukaan, dan hati yang siap dibentuk.
Saudara/i yang terkasih, Dalam hiruk-pikuk aktivitas menjelang Natal, Yohanes Pembaptis berdiri seperti alarm rohani yang berkata: “Bangunlah! Persiapkan hatimu!”
Semoga Adven ini menjadi kesempatan indah bagi kita untuk memperbarui hidup, membuka diri pada karya Roh Kudus, dan dengan sukacita menyambut kedatangan Tuhan yang membawa terang bagi dunia. Amin
Romo Antara, Pr.